Cerita Sex ABG Sange Ngentot Tetap Dipakaikan Kondom Biar Enak

Cerita Sex Bergambar , Cerita Sex ABG , Cerita Sex Terpanas , Cerita Sex Terbaru , Cerita Hot , Cerita Mesum , Cerita Dewasa Panas – Cerita mesum membuat cowok cowok ketagihan ngesex denganku dengan judul ” Cerita Sex ABG Sange Ngentot Tetap Dipakaikan Kondom Biar Enak ” yang tidak kalah serunya dan dijamin dapat meningkatkan birahi seks anda. Selamat menikmati !

Cerita Sex ABG Sange Ngentot Tetap Dipakaikan Kondom Biar Enak

Cerita Sex Pakai Kondom – Panggil saja aku Clara dan berumur 21 tahun.

Sekarang aku kuliah di negara Australia, tepatnya di kota Perth yang sangat sepi dan indah.

Kisah ini dimulai ketika aku diperkenalkan oleh teman akrab sekaligus teman baikku dengan seorang pemuda tampan yang berasal dari Jakarta.

Sebut saja namanya Paul. Setelah kami berkenalan, Paul, serta dan teman-temanku mengajak pergi ke daerah pelabuhan di Perth yang dikenal dengan nama Fremantle.

Kami bersama-sama makan Fish and Chip di sana.

Paul kelihatan tertarik padaku dan secara jujur, aku juga tertarik pada Paul tetapi aku tetap biasa saja terhadap dia.

Kami bercakap-cakap mengenai asal usul kami masing-masing sampai kami menghabiskan makanan kami masing-masing.

Saat itu adalah malam minggu , jadi kami merasa canggung sekali kalau cuma diisi dengan istirahat di rumah saja.

Oleh karena itu, temanku yang bernama Erlina memberikan ide untuk pergi ke diskotik di Perth yang terkenal.

Tidak tahu apakah memang ini nasibku atau memang disengaja, Erlina meninggalkanku hingga aku cuma berdua dengan Paul.

Dan dia pergi berdansa dengan teman cowoknya yang bernama Albert.

Cerita Sex Ngentot Cewek Saat Mabuk

Tak lama kemudian, Paul mengajakku pergi ke bawah untuk minum-minum sambil ngobrol.

Kami memesan brandy dan minum sampai kepalaku pusing karena terlalu banyak minum.

Karena aku sudah mabuk dan tidak tahan lagi, Paul membopongku pulang karena Paul kasihan melihat aku yang sudah “teler”.

Di dalam mobil, aku hanya tiduran di pangkuan Paul karena aku sudah tidak kuat lagi dan aku juga tidak mengerti mengapa Paul memelukku dengan mesranya dan terus terang saat dia memelukku, vaginaku sudah sangat basah.

Selama perjalanan, aku hanya dapat mendengar samar-samar suara percakapan.

Akhirnya tibalah kami di rumah Albert. Albert menyuruh Paul untuk membopongku ke sebuah kamar yang sangat privacy.

Sebenarnya kamar itu biasa dipakai untuk orang tua Albert , tapi saat itu Albert menyuruh Paul untuk memakainya.

Paul membopongku masuk ke kamar itu dan Paul mengambil kain basah untuk membantuku sadar dari rasa pusing yang teramat berat.

Paul kemudian mengusap-usap wajahku dan mencium bibirku sambil mengucapkan bahwa dia sebenarnya suka padaku tetapi dia mencium bibirku dengan malu-malu.

Setelah beberapa jam kemudian, aku sadar karena dia memberiku air dingin di kepalaku.

Kebetulan saat itu sedang musim dingin dan aku merasakan kedinginan yang amat sangat.

Kemudian aku meminta Paul untuk memelukku.

Paul mendekatiku dan memelukku dengan mesranya dan di saat dia memelukku, aku mencium bibirnya dan mengulum lidahnya.

Saat itu juga, Paul mulai memainkan tangannya di dadaku dan memilin puting di dadaku yang masih tertutup baju dan BH hitam, hal ini membuatku menjadi basah sekali.

Secara refleks, aku hanya mendesah kecil tapi aku yakin Paul mendengar desahanku karena jarak telinganya dan mulutku sangat dekat.

Paul membukakan baju yang sedang kupakai dan dia juga membuka baju dan celananya.

Sekarang kami dalam keadan telanjang dan kembali Paul mengulum lidahku di dalam mulutnya dan mulutnya sudah menguasai tubuhku.

Lidahnya menyapu seluruh badanku dan membuatku menjadi kegelian bercampur kenikmatan karena aku belum pernah merasakan kenikmatan seperti ini sebelumnya.

Dengan mesranya, Paul membuka selangkanganku dan menjilati vaginaku serta memainkan lidahnya di klitorisku yang membuat aku menjadi mendesah-desah tidak keruan sambil tanganku mengelus-elus rambutnya yang pendek.

Aku menekan kepalanya supaya aku bisa mendapatkan kenikmatan maksimum.

Selang 15 menit kemudian, aku merasakan kenikmatan yang luar biasa dan aku tidak kuat lagi menahannya dan dengan getaran hebat.

Aku menjepit kepala Paul yang sedang menjilati vaginaku dan aku merasakan kenikmatan saat aku mengeluarkan cairan kewanitaan dan aku menyadari kalau aku sudah mencapai klimaks.

Paul tersenyum dan menanyakan apakah aku puas dengan permainannya.

Aku mengatakan bahwa aku puas dengan jilatan “maut”-nya.

Cerita Sex Ngentot Cewek Saat Mabuk

Akhirnya, dia memberitahu bahwa dia akan menunjukkan sesuatu yang lebih enak lagi.

Setelah dia menyarungkan penisnya yang sudah berdiri dengan kondom, dengan pelan-pelan dia memasukkan penisnya yang lumayan panjang ke dalam vaginaku.

Ketika dia memasukkan penisnya, aku merasakan sakit dan membuatku berteriak kecil karena aku takut kedengaran oleh teman kami yang berada di sebelah.

“Owww, Paulll Sakittt” teriakku dengan manja.

Paul hanya membalas teriakanku dengan kuluman bibir sambil membiarkan penisnya yang masih menancap di dalam vaginaku.

Paul mulai memainkan penisnya membuatku mulai mendesah-desah karena aku mulai merasakan kenikmatan bercinta.

Vaginaku menjadi sangat basah dan basah.

Sambil masih terus memajumundurkan tubuhnya, Paul memainkan tangannya dan memilin puting susuku sehingga aku merasakan kegelian bercampur kenikmatan.

Setelah 20 menit berlalu , terlihat Paul masih unggul sementara aku semakin terangsang.

Setelah dia melepaskan penisnya dalam genggaman vaginaku, dia berdiri dan menyuruhku untuk berdiri.

Kemudian Paul secara refleks menggendongku, sehingga aku secara refleks menyilangkan kakiku di punggung Paul dan penis Paul berhasil masuk kembali ke vaginaku.

Terus terang aku juga bingung kenapa itu bisa terjadi, tetapi masa bodoh karena aku merasakan kenikmatan dunia.

Ku menggoyang-goyangkan badanku ke depan dan ke belakang sambil mendesah-desah.

Selang 20 menit kami saling memaju-mundurkan badan kami, aku ingin mengeluarkan cairan kewanitaanku dan aku juga tahu dari mimik wajah Paul bahwa dia juga akan klimaks.

Akhirnya kami sama-sama berteriak “Paulll gueee dapattt” dan Paul juga teriak sambil masih terus menggoyangkan badannya.

“Claraaa enakkk.. bangettt..”. Akhirnya setelah kami mencapai kenikmatan itu, aku merasa lemas sekali begitu pula dengan Paul.

Setelah itu, Paul melepaskan penisnya dari dalam vaginaku dan membuka kondom yang menutupi penisnya.

Setelah dia membuang kondom itu ke tempat sampah di dekat pintu, dia berbaring sambil memelukku dan mencium keningku.

Aku membalasnya dengan ciuman di bibir karena aku sangat mencintainya.

Setelah kami berciuman, aku minta izin untuk pergi ke kamar mandi untuk membersihkan darah perawanku yang masih menetes dari dalam vaginaku.

Tentu saja, besoknya aku ngomong ke temanku Albert supaya mengganti bed cover yang penuh dengan darah perawanku dan temanku cuma tersenyum genit kepada kami berdua.

Cerita Sex Ngentot Cewek Saat Mabuk

– SELESAI –

Baca kisah seks bergambar terbaru sebelumnya yang tidak kalah seru dan dapat meningkatkan birahi mu yang berjudul Cerita Sex Bergambar ABG Horny Yang Menciumku Di Kampus

Cerita Sex Bergambar , Cerita Sex ABG , Cerita Sex Terpanas , Cerita Sex Terbaru , Cerita Hot , Cerita Ngentot Mama , Cerita Ngentot Kakak , Cerita Bokep , Cerita Sange , Cerita Tante Kesepian , Cerita Tante Nakal , Cerita Sex Sedarah , Ngentot Kakak , Ngentot Mama Seksi , Ngentot Tante Girang , Ngentot Dengan Tante Sange , Cerita Mesum , Cerita Dewasa Panas , Kisah Sex , Kisah Hot , Kisah Mesum , Majalah Sex , Cerita Seks, Cerita Sex 2017 , Cerita Ngentot Bergambar , Cerita Seks Lengkap , Cerita Seks Dewasa , Cerita Mesum Setengah Baya , Cerita Sex Anak Kost , Ngentotin Anak Kost , Anak Kost Sange , Anak Kost Mesum , Cerita 18 , Cerita Ngentot, Cerita Libido , Cerita Sex Terhangat , Cerita Sex Nyata, Cerita Sex Threesome , Cerita Sex Orgy , Orgy Sex , Ngentot Rame Rame , Nafsu Seks , Cerita Sex Gairah , Cerita Dewasa ABG , Cerita Sex Tante , Cerita Sex Perawan , Cerita Sex ABG Sange Ngentot Tetap Dipakaikan Kondom Biar Enak, Cerita Ngentot Cewek Mabuk